Mata panda tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur. Area bawah mata dapat tampak gelap akibat kombinasi pigmentasi, pembuluh darah yang lebih terlihat, bayangan dari cekungan bawah mata, pembengkakan, alergi, faktor genetik, dan perubahan kulit seiring bertambahnya usia.
Mengetahui penyebab yang paling berperan membantu menentukan apakah perubahan kebiasaan sehari-hari, perawatan kulit, atau evaluasi medis lebih relevan.
Faktor genetik
Sebagian orang memiliki area bawah mata yang secara alami lebih gelap atau memiliki struktur wajah yang menciptakan bayangan lebih jelas. Riwayat keluarga dapat membuat mata panda muncul sejak usia muda dan menetap meskipun pola tidur cukup baik.
Kulit tipis dan pembuluh darah
Kulit di bawah mata relatif tipis. Pembuluh darah dapat terlihat lebih jelas melalui kulit tersebut, terutama ketika kulit menjadi lebih tipis seiring bertambahnya usia.
Pigmentasi
Peningkatan pigmen pada kulit bawah mata dapat membuat warna tampak kecokelatan. Paparan sinar matahari, iritasi, dan kebiasaan menggosok mata dapat ikut memperburuk pigmentasi pada sebagian orang.
Alergi dan kebiasaan menggosok mata
Alergi dapat memicu mata gatal, berair, atau bengkak. Kebiasaan menggosok area tersebut berulang kali dapat memperburuk iritasi dan membuat warna gelap semakin terlihat.
Kurang tidur dan kelelahan
Kurang tidur dapat membuat kulit wajah terlihat lebih pucat dan area bawah mata tampak lebih kontras. Kondisi ini dapat memperjelas mata panda, tetapi tidak selalu menjadi penyebab utama.
Cekungan bawah mata
Cekungan atau perubahan volume di bawah mata dapat membentuk bayangan. Bayangan ini sering terlihat seperti pigmentasi, padahal sumber utamanya adalah struktur anatomi.
Kantung mata
Pembengkakan atau tonjolan jaringan di bawah mata dapat menciptakan bayangan yang menambah kesan gelap. Mata panda dan kantung mata dapat muncul bersamaan, tetapi keduanya tidak selalu membutuhkan penanganan yang sama.
Kapan perlu dievaluasi
Evaluasi sebaiknya dipertimbangkan bila perubahan muncul hanya pada satu sisi, disertai bengkak berulang, rasa sakit, kemerahan, atau terus memburuk. Pemeriksaan juga bermanfaat bila mata panda menetap dan Anda ingin mempertimbangkan tindakan medis.
Pendekatan terbaik dimulai dengan membedakan apakah faktor dominan berasal dari warna kulit, pembuluh darah, alergi, pembengkakan, atau struktur bawah mata.


